Jakarta - Semua negara yang berada di kawasan Asia Timur dan Asia Tenggara sangat rawan terhadap bencana alam. Sebab itulah perlu kerjasama antara negara-negara ASEAN sehingga resiko bisa ditekan serendah mungkin.
Demikian disampaikan Presiden SBY dalam kapasitasnya selaku Ketua ASEAN ketika membuka ASEAN-Japan Special Meeting di Sekretariat ASEAN, Jl Sisingamangaraja, Jakarta, Sabtu (9/4/2011).
"Kita bertemu di tempat ini, antara lain untuk meningkatkan kerjasama, melihat ke depan dan bertindak cepat dan tepat manakala ada negara tetangga kita mengalami musibah bencana alam," kata SBY.
Komunitas ASEAN sebenarnya sudah memiliki perangkat untuk mengukuhkan kerjasama dan kebersamaannya dalam menangani bencana alam, tinggal efektifitas dari penerapannya di lapangan. ASEAN sudah memiliki The ASEAN Agreement on Disaster Management and Emergency Response serta The ASEAN Coordination Center for Humanitarian, yang sebenarnya juga bisa mencakup kerjasama ASEAN+3, East Asia Forum dan Asia regional Forum.
Organisasi intra kampus yang bergerak di bidang siaga bencana dengan dasar ilmu kegawatdaruratan medis dan alam bebas.
Saturday, 9 April 2011
Operative stabilization of flail chest injuries: review of literature and fixation options
Abstract
Background Flail chest injuries cause significant morbidity,
especially in multiply injured patients. Standard
treatment is typically focused on the underlying lung injury
and involves pain control and positive pressure ventilation.
Several studies suggest improved short- and long-term
outcomes following operative stabilization of the flail
segments. Despite these studies, flail chest fixation remains
a largely underutilized procedure.
Methods This article reviews the relevant literature concerning
flail chest fixation and describes the different
implants and techniques available for fixation. Additionally,
an illustrative case example is provided for description
of the surgical approach.
Results Two prospective randomized studies, five comparative
studies, and a number of case series documented
benefits of operative treatment of flail chest injuries,
including a decreased in ventilation duration, ICU stay,
rates of pneumonia, mortality, residual chest wall deformity,
and total cost of care. Historically, rib fractures have
been stabilized with external plates or intramedullary
implants. The use of contemporary, anatomically contoured
rib plates reduced the need for intraoperative plate
bending. Intramedullary rib splints allowed less-invasive
fixation of posterior fractures where access for plating was
limited.
Conclusion Operative treatment can provide substantial
benefits to patients with flail chest injuries and respiratory
compromise requiring mechanical ventilation. The use of
anatomically contoured rib plates and intramedullary
splints greatly simplifies the procedure of flail chest
fixation.
Mau baca lengkapnya?? langsung ke sini aja.. http://www.springerlink.com/content/551jj56462246473/fulltext.html
Background Flail chest injuries cause significant morbidity,
especially in multiply injured patients. Standard
treatment is typically focused on the underlying lung injury
and involves pain control and positive pressure ventilation.
Several studies suggest improved short- and long-term
outcomes following operative stabilization of the flail
segments. Despite these studies, flail chest fixation remains
a largely underutilized procedure.
Methods This article reviews the relevant literature concerning
flail chest fixation and describes the different
implants and techniques available for fixation. Additionally,
an illustrative case example is provided for description
of the surgical approach.
Results Two prospective randomized studies, five comparative
studies, and a number of case series documented
benefits of operative treatment of flail chest injuries,
including a decreased in ventilation duration, ICU stay,
rates of pneumonia, mortality, residual chest wall deformity,
and total cost of care. Historically, rib fractures have
been stabilized with external plates or intramedullary
implants. The use of contemporary, anatomically contoured
rib plates reduced the need for intraoperative plate
bending. Intramedullary rib splints allowed less-invasive
fixation of posterior fractures where access for plating was
limited.
Conclusion Operative treatment can provide substantial
benefits to patients with flail chest injuries and respiratory
compromise requiring mechanical ventilation. The use of
anatomically contoured rib plates and intramedullary
splints greatly simplifies the procedure of flail chest
fixation.
Mau baca lengkapnya?? langsung ke sini aja.. http://www.springerlink.com/content/551jj56462246473/fulltext.html
Friday, 8 April 2011
Tuesday, 5 April 2011
Selamat atas terpilihnya saudaraku TBM 023 PD, Ridwan Baihaqi, sebagai ketua TBM FK UR periode kepengurusan 2011/2012.
Terlaksananya Musyawarah Anggota III pada tanggal 2-3 April 2011 menandakan berakhirnya masa kepengurusan sebelumnya. Semoga kepengurusan mendatang dapat membuat TBM FK UR semakin JAYA!!
Terlaksananya Musyawarah Anggota III pada tanggal 2-3 April 2011 menandakan berakhirnya masa kepengurusan sebelumnya. Semoga kepengurusan mendatang dapat membuat TBM FK UR semakin JAYA!!
Berikut ini struktur kepengurusan TBM FK UR tahun 2011/2012:
Ketua : Ridwan Baihaqi (TBM 023 PD)
Sekretaris : Debi Astrini Sumarli (TBM 024 PD)
Bendahara : Firmaweni (TBM 027 PD)
Divisi:
1. Pendidikan dan Latihan (Diklat)
Ketua : Siti Budianggi Azmi (TBM 26 PD)
Anggota : Amba Putra Negoro (TBM 012 MC)
Harlyadi Dani Prabowo (TBM 014 MC)
Suci Firman (TBM 020 MC)
Yuliawati (TBM 022 MC)
Alta Ikhsan Nur
Randa Pratama
Reno Putri Utami
2. Logistik
Ketua : Yvonne Felicita Yosami
Anggota : Merlina Gusrini (TBM 015 MC)
Yaoli Susantri (TBM 021 MC)
Robbitya Syaharani (TBM 018 MC)
Agnes Pritama Fahmi
Ricky Imran
3. Informasi, Komunikasi, dan Advokasi (Infokomad)
Ketua : Putri Pratiwi (TBM 025 PD)
Anggota : Fadlul Resi (TBM 013 MC)
Merna Noviarni (TBM 016 MC)
Rahmania Eka Sagita (TBM 017 MC)
Siti Meiliza (TBM 019 MC)
Ihsan
Sukamto
Saya sisipkan beberapa quote untuk pengurus selanjutnya. percayalah bahwa:
Bukan karena tak ada rintangan kita optimis,
tapi karena kita optimis rintangan jadi tak ada.
Bukan karena mudah kita yakin bisa,
tapi karena kita yakin semua jadi mudah.
Bukan karena takut gagal kita takut mencoba,
tapi karena takut mencoba kita jadi gagal.
Selamat menjalankan amanah! Tetap semangat!!
TBM FK UR!! Jaya! Jaya! Jaya!
Friday, 25 March 2011
Pembekalan Water Rescue feat BRIMOBDA RIAU
![]() |
| Pembekalan dari Pak Sujarna BRIMOBDA |

Laporan dulu sebelum kegiatan dimulai
Sebelum praktek di lapangan. Pembelajaran secara teoritis benar-benar dikuasai.
![]() |
| Ayo tim... fokussss |
Monday, 21 March 2011
ATLS 2011
Dalam kesempatan pelatihan ATLS 2011 pada tanggal 18-20 Maret 2011. TBM FK UR untuk ke tiga kalinya berpartisipasi sebagai panitia. Asyiknya menjadi panitia ATLS bagi TBM sendiri adalah mendapatkan materi seperti yang diberikan kepada kakak-kakak dokter yang kebanyakan dari alumni FK di Sumatra. Jadi.......... sebenarnya... Pelatihan ATLS bukan hanya kesempatan untuk melihat apa yang dilakukan senior.... tapi juga.... melakukan seperti apa yang dilakukan peserta... Double insert neh... Belajar tuk memanajemen sekaligus tambah-tambah ilmu lah.... sip sip sip
![]() |
| so....exited |
![]() |
| kakak-kakak dokter dengan pasien ATLS nya... hehehe |
Dilihat dulu... setelah ituuu.... libassssss * junior juga gak mau kalah
Saturday, 12 March 2011
Simposium Trauma 2011
Pekanbaru, 12 Maret 2011 TBM FK UR dalam Simposium Trauma Bedah ![]() |
| Registrasi dulu yak buk.... |
![]() |
| standbye... sambil menyimak materi yang disampaikan... Sambil menyelam minum air.... glek glek glek...legaaaa |
![]() |
| Menyempatkan diri .... insert ilmu... bolak balik dari meja registrasi ke ruangan. Halal kok... ^_^ |
Sunday, 6 March 2011
Subscribe to:
Posts (Atom)











